Bersama luka yang kau tinggal,aku masih bisu pura-pura tak tahu berada dalam kesendirian
Aku masih bersamamu, tapi tak pernah mampu mengisi hatimu
Aku masih tersesat dalam riuh malam, terperangkap bersama diam yang begitu berisik memintaku pulang
Dan aku jatuh hati pada orang yang sama, dengan cara yang sama dan waktu berbeda. Aku pula patah hati karena orang yang sama, dengan cara yang sama dan waktu berbeda.
Senyap sunyi sang malam kadang membuatku rindu, namun sendu bisik sang angin tak hentinya menyadarkan siapa aku ?
Inilah puisi,
milik seluruh penikmat aksara dan perangkai kata
milik seluruh pengagum diksi
dan pemilik kenangan abadi
Langganan:
Komentar (Atom)
Dialog Bisu #6
Aku tidak mau memilikimu hanya karena aku memerlukanmu, aku menginginkanmu jika memang ada mimpi dan harapanku dalam dirimu. Kenapa ? Aku en...
-
AMUK di PELUKAN Puisi pertama dari balik derit pintu asrama Ku tulis pelan merasakan kemarahan yang tertahan Di sudut kanan senyum meringai...
-
Senja Merah Muda Mahbub Isti Senja kian indah melatari pantai diatas kemilau laut biru siapa sangka melodi ombak itu berdebur mene...