Kamis, 21 Oktober 2021

Diksi Pandemi

 Solilokui 

Oleh Mahbub Isti


Hening,

Tak ada kehidupan ramai seperti kemarin

Orang-orang bersembunyi di balik selimut ketakutan

Angin bebas berpetualang di sela-sela gedung pencakar

Polusi, jadi masa lalu yang dikenang orang-orang


Hatchii !!

Alarm pembubaran massa 

Riuh bergemuruh, senyap tiba-tiba

Angka-angka pemberitaan menghantui siapa saja

Langkah kaki makin hati-hati

Jarak jadi teman sehari-hari

Raut muka tertutupi

Mata mengawasi 

Gelisah jadi sarapan pagi

Kemanusiaan semakin hari semakin mati

Orang celaka jadi tontonan

Kematian jadi headline pemberitaan yang dinantikan


Oh negriku, apa kabar kamu ?

Ketakutan merajalela

Bencana antri unjuk suara

Kanan kiri mengungsi

Sana sini terisolasi


Oh nurani, apa kabar kamu ?

Masihkah bernafas hari ini ?

Masihkah berjuang melawan ego dalam diri ?


Sini, peluk Tuhan lebih erat lagi mungkin memang harus diberi peringatan berkali-kali, manusia terlalu serakah dengan rencana sampai lupa persetujuan dunia di tangan siapa


Cemas

Ketakutan

Duka

Kehilangan


Bergumam, menumpahkan sisa airmata tertahan


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Dialog Bisu #6

Aku tidak mau memilikimu hanya karena aku memerlukanmu, aku menginginkanmu jika memang ada mimpi dan harapanku dalam dirimu. Kenapa ? Aku en...